Lagi-lagi kau datangSetelah sekian hari aku menantiMu
Menunggu dan merindukan senandungMu
Kau bangunkan aku dari tidurku
Dan kau lantunkan ayat-ayat suci Allah
Yang membuat mataku terbuka dan ragaku mengambil air wudhu
Subhanallah..
Siapakah sebenarnya dirimu?
Sosok malaikat yang menjelma menjadi Manusia
Yang senantiasa menenangkan hati dan jiwaku
Senandung ayat sucimu itu
T'lah meleburkan karang di hatiku
Dari debu menjadi serpihan permata
Wahai Malaikatku
Jangan pernah kau pergi dari hidupku
Aku buta tanpamu
Tak bisa ku melihat tanpa mata hatiMu
Wahai Malaikatku
Jangan pernah lari dariku
Aku pincang tanpamu
Tak bisa berjalan tanpa berpegang pada pundakmu
Tetaplah bersamaku
Sejenak terangi jalanku
Hingga saat ku bisa melihat dan berjalan sendiri
Hingga saat ku bisa berlari dan mencari
Satu dari seribu jalan
Yakni jalan menuju kebenaran
Satu dari seribu jalan
Yakni jalan menuju Surga

Tidak ada komentar:
Posting Komentar